RSS

STRATEGY (READING)

Getting Meaning From Context

When you read, you do not need to look up the meanings of all new words in a dictionary. you can offent guess the meanings of many new words from the context-the other words in the sentence and the other sentences in the paragraph. Here are three types of clues that will help you guess new words. 

1. Punctuation: Sometimes a sentence gives a definition of a new vocabulary item or information about it. this inform may be in parentheses (), after a dash (-), or after comma (,).

example:

there is a drawback, a disadvantage, to that idea. (Drawback means disadvantage.)

2. Another Sentence: Sometimes a  clue to the meaning of a new vocabulary item is in another sentence or sentence part.

example:

A school system in one country is not identical to the system in any other country. it cannot be exactly the same because each culture is different. 

(in the second sentence, you see the meaning of identicalexactly the same.)

3. Logic: Sometimes simple logic helps you to guess a new word.

example: 

The educational system is a mirror that reflects the culture.

(you probably know the word mirror, so you can guess that reflacts means shows.)

And now you know how to Getting Meaning From Context. 

Happy Learning and Studying ^^b

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on June 3, 2013 in Uncategorized

 

Regulasi Diri “Share and You get the Benifit “.

Apa itu Regulasi Diri?

Regulasi Diri adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang untuk mengatur aktifitasnya, pikirannya dan perilaku dengan usaha yang lebih besar untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Regulasi Diri merupakan dasar proses sosialisai karena berhubungan dengan seluruh domain yang ada dalam perkembangan Fisik, Kognitif, Sosial dan Emosional. (Papalia & Odds, 2001) .

Lalu bagaimana cara kita untuk dapat membangun ataupun menciptakan Regulasi Diri kita sendiri, demi terwujudnya apa yang kita inginkan? Menurut Miller & Brown, mereka memformulasikan beberapa proses yakni:

1. RECEIVING 

Atau menerima informasi yang relevan, yaitu langkah awal individu dalam menerima informasi dari berbagai sumber. kita ambil contoh, seorang mahasiswa dimana ia mendapat tugas untuk membuat suatu presentasi yang baik dan benar, maka Ia harus mencari dahulu informasi apa yang menyangkut tentang pembahasan ataupun presentasi tersebut. mungkin melalui Radio, Koran, Majalah, Buku, Internet, dan lain-lainnya.

2. EVALUATING 

Dari contoh diatas dapat kita ketahui setelah seorang mahasiswa tersebut mendapat informasi tentang tugsanya maka ia tahu apa yang harus ia lakukan selanjutnya, yaitu Mengevaluasi Informasi tersebut. bagaimana ia mempertimbangkan beberapa informasi yang ia perlukan,atau mem-filter beberapa informasi yang ia butuhkan.

3.Triggering

Atau membuat suatu perubahan. Individu menghindari sikap-sikap atau pemikiran-pemikiran yang tidak sesuai dengan informasi yang didapat dibandingkan dengan norma-norma yang ada. Dimana mahasiswa tersebut mengambil keputusan untuk melakukan Editing dalam mendapatkan informasi,yang harus disesuaikan dengan norma-norma yang berlaku.tidak melakukan Copy-paste,Plagiat,dll. mahasiswa harus mampu dalam berkreasi dan kreatif dalam berkarya dan berinovasi dan mampu bersaing dengan mahasiswa yang lain.

4. SEARCHING 

Atau mencari solusi. Kebutuhan untuk mengurangi pertentangan dimulai dengan mencari jalan keluar dari permasalah yang dihadapi. bagaimana seorang mahasiswa dapat mencari soslusi bukan mempersulit solusi itu sendiri. Melakukan diskusi bersama-sama dengan teman-teman dan menanyakan kepada senior ataupun para pendidik yang berpengalaman dalam memberikan solusi yang tepat.

5. FORMULATING 

Atau memulai untuk membuat suatu rancangan atau rencana. bagaimana atau tindakan apa yang harus dilaksanakan setelah semua informasi didapat. menyusun orientasi kedepan dengan matang.

6.IMPLEMENTING

Atau menerapkan rencana. setelah rencana tersusun dengan matang tinggal bagaimana seorang mahasiswa tadi melakukan atau menerapkan informasi tadi.

7. ASSESSING

Atau mengukur efektifitas dari rencana yang telah dibuat,apakah mengalami perbuahan atau tidak sama sekali. Dengan cara apakah anda mengukur Ke-efektifitas dari informasi yang anda dapat itu. yaitu dengan cara apakah informasi yang didapat mempengaruhi informasi orang lain atau tidak apakah bertambahnya informasi orang lain atau malah tidak bertambah sama sekali.

CARA MENUMBUHKAN REGULASI DIRI YANG BAIK

Berdasarkan kerangka konseptual Zimmerman (Schunk, dkk: 2010), proses regulasi diri dapat dipahami melalui sejumlah pertanyaan kunci:

TOPIK PEMBELAJARAN                                           SUBPROSES DALAM REGULASI DIRI

WHY (Mengapa)                                                    Self efficacy & self goals

                                                                                 ( keyakinan dan tujuan diri)

 

HOW (Bagaimana)                                                 penggunaan strategi atau peforma yang rutin

 

WHEN (KAPAN)                                                     Manajemen Waktu 

 

WHAT (APA)                                                                Observasi diri,penilaian diri,reaksi diri

 

WHERE (DIMANA)                                                       usaha mengatur lingkungan yang nyaman

 

With Whom (dengan siapa)                                         mencari bantuan mandiri yang selektif

 

Elemen penting dalam regulasi diri adalah bahwa pembelajaran memiliki sejumlah pilihan yang tersedia dalam minimal satu area tersebut diatas karena ketika semua aspek dari tugas dikontrol, maka perilaku yang muncul adalah hasil pengaturan dari luar (externally regulated) .

Jadi bagi anda apakah anda sendiri telah membuat Rancangan regulasi diri yang tepat? demi terciptanya impian anda? 

“Mulailah dengan apa yang anda inginkan lalu putuskanlah suatu tindakan yang berarti demi terwujudnya apa yang anda Impikan untuk masa depan “–Chrisce Juonata Kaunang .

Follow me: @Chriscekaunang

 

 

 
Leave a comment

Posted by on May 21, 2013 in MY ARTICLE

 

HOW TO MAKE EDUCATION IN INDONESIA SUCCESSFULIY???

we know that education the most important factor in our life.education wil influence many positive or negative efect. when we have attention toward education so we have large knowladge.
accordingly , there is indication that education has positive effet for us, however!when we neglect the important of education so we are covered by many ignorances and inabilities .so we can conclude that we have no attention toward education.
that’s way ;education may not be ignored so that we have large knowladge. so we can increase ,our life style ,prestige, way of thinking and many others.
in this article ,iam try to write my idea about:
THE WAY TO MAKE EDUCATION IN INDONESIA SUCCESSFUL.
This article is writeen based on my personal opinion,
there are some factors that have to understand ,implemented to make education in indonesia successful,it is also based on PANCASILA.
the factors can mentioned and explained as follows:
1. factor that relates to the ciircle of family.
anyway! family has important role to make education successful. HOW IT CAN BE?
all members of family have responsibilty fungtion and role in making education successful. seen from the aspect of education based on morality father,mother,brothers and sisters and relatives can give good model, goodmeners and politnes. in this case a learner can take leason about the aspect of morality in the circle of family.
when all members of family are positioned ass educators.they have responsibilty to provide motivation and spirit to a learner so that a learner have seriousnes to study.
2. factor that refers to the circle of society
a learner need to have adaptation with other people in the circle of society. the values of politness, good manners and oriental culter have to practiced when a learner must associate with another people in the circle of society.
besides, a learner can learn can learn directly about the values of morality and local wisdom in the circle of society
and then, a learner has awarness to keep harmony,togetherness,unity,tolerance and solidarity.
3. factor that refers to the educational institution
an educational institution is a place where the proces of study and teachingis held formally.
an educational intitution is responsibility to organize education based on the aspect of cleverness and morality.
that’s way ,an education institution have to have:
– good school management
-learning curiculum
– learning facilities
– and school budget
remember the important educational institution as a place to held of formal education ,accordingly educational institution have to be managed by using a good management.

 
Leave a comment

Posted by on January 29, 2013 in Uncategorized

 

PERBEDAAN ETIKA DAN MORAL

Meskipun secara etimologi arti kata etika dan moral mempunyai pengertian yang sama, tetapi tidak persis dengan moralitas. Etika semacam penelaah terhadap aktivitas kehidupan manusia sehari-hari, sedangkan moralitas merupakan subjek yang menjadi penilai benar atau tidak. beberapa perbedaan etikadan moral adalah:
1. moral mengajarkan apa yang benar sedangkan etika melakukan yang kebenaran
2. moral mengajarkan bagaimana seharusnya hidup sedangkan etika berbuat atau bertindak sesuai dengan apa yang telah diajarkan dalam pendidikan moral.
3. moral menyediakan “rel” kehidupan sedangkan etika berjalan dalam “rel”kehidupan.
4.moral itu rambu-rambu kehidupan sedangkan etika mentaati rambu-rambu kehidupan
5. moral itu memberikan arah hidup yang harus ditepumpuh sedangkan etika berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan (menuju arah )
6.moral itu seperti kompas dalam kehidupan sedangkan etika memperhatikan dan mengikuti arah kompas dalam menjalani kehidupan .
7. moral ibarat peta kehidupan sedangkan etika mengikuti peta kehidupan
8. moral itu pedoman kehidupan sedangkan etika mengiuti pedoman
9. moral tidak bisa dimanipulasisedangkan etika bisa dimanipulasi
10. moral itu aturan yang wajib ditaati oleh setiap orang sedangkan etika sering berorientasi pada sikon ,motif ,tujuan,kepentingan ,dsb.

Tanpa pedoman moral manusia tidak mempunyai dasar bagaimana berperilaku dalam dunia yang multi arah. manusia tidak akan mampu mengambil keputusan etis yang baik,tepat, dan benar. pada dasarnya hidup manusia akan cendeerung salah arah tanpa acuan moral.

 
3 Comments

Posted by on January 29, 2013 in Etika kristen

 

PRINSIP DASAR MENGAMBIL KEPUTUSAN ETIS KRISTEN

Pada materi ini kita akan melihat pentingya prinsip-prinsip dasar bagaimana mengambil keputusan etis kristiani. Tujuannya adalah supaya kita dengan bijak dan cerdas memikirkan setiap hal dan setiap aspek sebelum bertindak, dan dan bagaimana bertindak.Image

 

Keputusan etis yang kita ambil mempengaruhi setiap aspekkehidupan kita kini dan nanti. karena itu, secara praktis kita sangat perlu memperhatikan dengan seksama dan bijak sebelum mengambil keputusan etis adalah:

1. kasih 

Segala perbuatan yang kita lakukan harus senantiasa berpedoman dan bertolak berdasarkan KASIH. Tuhan yesus mengatakan “kasihilah tuhan,allahMu,dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,…”(Mat22:37,39.)Kasih itu bersifat Abadi jika dibandingkan Iman dan Pengharapan. Oleh karena itu, keputusan Etis yang kita buat harus berdasarkan Kasih, jika tidak segala sesuatu yang kita lakukan sia-sia.

2.Iman 

Iman adalah Anugrah Than kepada kita supaya dapat percaya kepada Tuhan Yesus. ” Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatuyang tidak kita lihat” ibrani 11:1. semua keputusan etis yang kita buat harus berdasarkan Iman .Sebagai orang beriman didalam Tuhan Yesus Kristus,Tanpa iman maka segala keputusan yang kita buat adalah Dosa,(Roma 14:23) .

Sebelum bertindak dan berbuat,sebelum mengambil keputusan etis,selalu ingat bahwa kita orang beriman . Orang beriman harus berbuat dan bertindak berdasaarkan iman dan percayanya kepada Tuhan serta selalu bertanyadan bertolak berdasarkan Iman . Apakah keputusan yag saya ambil sudah sesuai dan seturut Iman saya ?

3.Motif

Motif sangat mempengaruhi tindakan seseorang. motif yang mendasari tindakan kita sangat tersembunyisaat orang lain mungkin tidak mengetahuinya.Mengingat bahwa Tuhan Allah yang kita sembah adalah Tuhan yang maha tahu, kita jangan berfikir bahwa motivasi kita tidak akan ada yang mengetahuinya. Oleh karena itu,kita seharusnya menyadari sebelum bertindak harus mempunyai Motifasi yang TULUS,JUJUR, DAN BENAR. Dn kita harus berpedoman berdasarkan norma,nilai-nilai kebenaran Kristen.

4. Meminta Hikmat dan Pimpinan Roh Kudus

Yohanes 14:16 mengatakan :” Aku akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain(Roh kudus),supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya….” Roh kudus adalah Roh penolong,yang tinggal dalam hati setiap anak-anak Tuhan. Roh kudus senantiasa akan memberikan pimpinan dan hikmat supaya kita tidak salah dalam bertindak dan mengambil keputusan etis setiap harii.

5. Menentukan Skala Prioritas

Mengambil keputusan etis membutuhkan kebijakan hidup. hidup bijak sama dengan mengetahui dengan baik dan benar apa yang paling penting dalam hidup ini.

a. paling penting

kita harus dengan jelas bisa mengetahui apa yang paling pentng setiap hari agar bisa berhasil dalam aktivitas.Butuh hikmat dan kemampuan supaya selalu mampu memilih yang paling penting.

b. penting

setelah kita mengetahui dan menetapkan apa yang paling penting, maka pasti kita juga mempunyai tugas penting.Namun, jangan mengerjakan hal yang penting sebelum mengerjakan hal yang paling penting . hal-hal yang penting misalnya mengikuti jam kuliah,tidak bolos,mengerjakan Tugas-tugas,dll.

c. Kurang penting 

Mengerjakan hal yang kurang penting sama dengan megerjakan hal yang tidak wajib dikerjakan.ex: eksplr internet berjam-jam di internet yang tidak ada kaitannya dengan mata kuliah. 

d. Tidak penting

mengerjakan hal yang tidak penting sama dengan mengerjakan perbuatan yang seharusnya tidak kita lakukan,meskipun menurut kita hal itu tidak apa-apa.Banyak perbuatan yang tidak penting yang merusak hidup kita.

e. sia-sia.

Ada pepatah yang mengatakan “Menegakkan Benang Basah”,makna yang tekandung dari pepatah ini adalah seseorang yang mengerjakan perkeerjaaan sia-sia.Yang hanya meghabiskan waktu,tenaga, dan tidak ada hasilnya.

f. Merugikan 

Mengerjakan hal yang merugikan sama dengan membuang sumber daya yang ada pada diri sendirisecara percuma atau tidak ada gunanya. Perbutan merugikan bukan hanya terhadap diri sendiri , tetapi terhadap orang-orang disekitar kita.

g. Berbahaya

Mengerjakan perbuatan yang berbahaya samma dengan melawan hukum. sama dengan merusak diri sendiri. sama dengan mendatangkan penderitaan yang seharusnya tidak terjadi dalam hidup sendiri.

————————————————————————————————————————- 

“ one of the most beautiful gifts in the world is the best gifts of encouragement. When someone encourages you, that person helps you over a threshold you might otherwise never have crossed on your own. “

-john O’Donohue

 
Leave a comment

Posted by on January 24, 2013 in Etika kristen

 

“MY COUNTRY”

MY BELOVED COUNTRY

pancasila

Indonesia is my beloved country this cuntry is loceted under the Equator geographical.condition of my country is located between two continent,asia and australia. it is also located between two oceans ,india ocean and the pacific. my country ,has many islands even thousand of island. my country is in habbited by many different ethnic groups.

Nowomder, there are many differences in indonesia. although there are many differences but we have to be united . there is only one nation that is INDONESIA.

indonesia has foundation of the state called PANCASILA. for the people of indonesia PANCASILA is the way of life.

indonesia has national langguage called  INDONESIA. indonesia has symbol of the state called also GARUDA PANCASILA.we have motto called UNITY INTHE DIVERSTY.our goverment is republic,our govermentel system is democracy ,indonesia is wel known as agricultural country in south east asia.

 
1 Comment

Posted by on January 9, 2013 in MY ARTICLE

 

“wasting Time!!”

image

see??? there are 2 people they was sleep…while waiting they lecturer….
everybody know them????
they are my friends…
Ance and christine…
lazzy girls, XD

 
Leave a comment

Posted by on January 8, 2013 in MY ARTICLE